Jangan Tunggu Waktu Luang untuk Baca Al Qur’an
Oleh Sheikh Sa’ad bin Turki Al-khotsian.
Hendaknya kita membaca Al Qur’an setiap hari. Perbanyak membaca Al Qur’an meskipun tanpa tadabur. Karena membaca huruf-huruf Al Qur’an itu sendiri sudah termasuk IBADAH.
Apa ini juga cara setan dalam menjerumuskan manusia? Menunda-nunda membaca Al Qur’an sampai punya waktu luang.
Benar, setan memiliki banyak pintu dalam menjerumuskan manusia. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Qayyim.
1. Jika bisa menjerumuskan manusia ke dalam syirik, maka itulah yang paling diinginkan dan dicita-citakannya.
2. Jika tidak bisa, setan akan menjerumuskannya ke dalam bid’ah. Dan bid’ah lebih disukai setan daripada dosa besar.
3. Jika tidak bisa juga, maka setan membuatkan jatuh ke dalam dosa besar.
4. Jika tidak bisa, ia akan menjerumuskannya ke dalam dosa kecil.
5. Jika tidak bisa, setan akan menyibukkannya dengan amalan yang biasa agar meninggalkan yang lebih utama.
6. Jika tidak bisa juga ia sibukkan manusia dengan hal-hal yang mubah. Sampai akhirnya kita sibuk dengan urusan dunia dan hatinya menjadi KERAS.
7. Jika itu juga gagal, setan akan membuat orang lain mengganggu dan menyibukkannya.
Sebagaimana hal itu telah dijelaskan oleh Ibnu Qayyim.
Inilah berbagai rintangan setan yang dihadapi oleh para nabi dan pengikut mereka. Begitulah strategi setan untuk menyesatkan anak cucu adam.
Terkadang, jika setan melihat seseorang bersemangat dalam ketaatan, ia datang dengan strategi yang LICIK dan BURUK.
Ketika melihatmu membaca Al Qur’an, ia berkata : “Bagaimana engkau membaca Al Qur’an tanpa tadabbur?”
Tetap baca Al Qur’an! Sekalipun tanpa tadabur! Karena engkau tetap mendapatkan pahala hanya dengan membacanya.

