Pernahkah kamu bertanya mengapa kita diperintahkan untuk selalu memuji nama Allah?
Jawabannya terdapat dalam QS Al-A’la, sebuah surat yang mengingatkan manusia tentang keagungan Allah sebagai Pencipta dan Pengatur seluruh alam. Dalam penjelasan Tafsir Ibnu Katsir, surat ini mengajak manusia untuk mengenal kebesaran Allah melalui tanda-tanda ciptaan-Nya.
Allah membuka surat ini dengan perintah: “Sucikanlah nama Rabbmu Yang Maha Tinggi.” Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini memerintahkan manusia untuk memuliakan Allah, mengagungkan-Nya, dan mensucikan-Nya dari segala kekurangan.
Kemudian Allah menyebutkan beberapa tanda kekuasaan-Nya. Dialah yang menciptakan dan menyempurnakan, yang menentukan takdir setiap makhluk, serta yang memberikan petunjuk agar setiap makhluk menjalani kehidupannya sesuai ketentuan-Nya.
Allah juga menggambarkan bagaimana Dia menumbuhkan tanaman, lalu menjadikannya kering dan hancur setelah beberapa waktu. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ini menjadi peringatan bagi manusia tentang perubahan kehidupan dunia yang tidak kekal.
Selanjutnya Allah memberikan kabar kepada Nabi Muhammad ﷺ bahwa Al-Qur’an akan dijaga dalam ingatannya, kecuali apa yang Allah kehendaki. Ini menunjukkan bahwa wahyu yang diberikan kepada Nabi ﷺ berada dalam penjagaan Allah.
Simak Video Surat Al-A'la di instagram Ahlul Quran Application https://www.instagram.com/p/DV1VbIwE-dI/
Sumber : Buku Tafsir Ibnu Katsir

