Tahukah kamu?
Sebelum Nabi Muhammad ﷺ lahir, Allah telah melindungi Ka’bah dari pasukan besar yang ingin menghancurkannya. Peristiwa luar biasa ini diabadikan dalam QS Al-Fil. Dalam penjelasan Tafsir Ibnu Katsir, surat ini menceritakan bagaimana Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan cara yang tidak disangka manusia.
Kisah ini bermula dari seorang penguasa Yaman bernama Abrahah yang membangun gereja besar untuk menyaingi Ka’bah. Ketika usahanya tidak berhasil menarik perhatian bangsa Arab, ia memutuskan untuk menghancurkan Ka’bah. Ia pun berangkat menuju Makkah dengan pasukan besar yang dilengkapi gajah perang.
Bagi bangsa Arab saat itu, pasukan dengan gajah adalah kekuatan yang sangat menakutkan. Namun ketika pasukan ini mendekati Makkah, Allah menunjukkan perlindungan-Nya terhadap rumah suci tersebut.
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah mengirim burung-burung yang berkelompok yang membawa batu kecil dari tanah yang terbakar. Batu-batu itu dilemparkan kepada pasukan Abrahah hingga mereka hancur dan binasa.
Al-Qur’an menggambarkan keadaan mereka seperti daun-daun yang dimakan ulat, yaitu hancur dan berserakan tanpa daya. Pasukan besar yang datang dengan kekuatan militer justru kalah oleh makhluk kecil yang Allah kirimkan.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kekuasaan manusia tidak berarti apa-apa di hadapan kehendak Allah. Ketika Allah ingin melindungi sesuatu, tidak ada kekuatan yang mampu menghalanginya.
Surah Al-Fil juga menjadi tanda besar menjelang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ, karena peristiwa ini terjadi pada tahun yang sama dengan kelahiran beliau, yang dikenal sebagai Tahun Gajah.
Dengarkan video surat Al Fil https://www.instagram.com/p/DVnsM1OkyoM/
Sumber : Buku Tafsir Ibnu Katsir.

