Tahukah kamu?
Al-Qur’an memberi ancaman keras kepada orang yang suka menghina dan merendahkan orang lain. Peringatan itu terdapat dalam QS Al-Humazah. Dalam penjelasan Tafsir Ibnu Katsir, surat ini menggambarkan bahaya sikap mencela, mengolok, dan membanggakan harta.
Allah membuka surat ini dengan firman-Nya: “Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela.” Ibnu Katsir menjelaskan bahwa humazah adalah orang yang mencela dengan perbuatan atau isyarat, sedangkan lumazah adalah orang yang mencela dengan ucapan. Mereka merendahkan orang lain demi meninggikan diri sendiri.
Kemudian Allah menyebut sifat lain dari mereka, yaitu mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Orang seperti ini terlalu sibuk dengan kekayaan hingga merasa bahwa hartanya akan membuatnya aman dan kekal. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mereka menyangka kekayaan dapat melindungi dari kematian dan azab Allah.
Namun Al-Qur’an membantah anggapan itu dengan tegas. Allah berfirman bahwa orang seperti ini akan dilemparkan ke dalam Al-Huthamah. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Al-Huthamah adalah salah satu nama neraka, yang berarti sesuatu yang menghancurkan dan meremukkan.
Allah menggambarkan neraka ini sebagai api Allah yang dinyalakan, yang membakar hingga menembus ke dalam hati manusia. Artinya, azab itu tidak hanya menyentuh tubuh, tetapi juga mencapai bagian terdalam dari manusia.
Lebih dari itu, neraka tersebut digambarkan tertutup rapat bagi mereka, dengan tiang-tiang yang panjang. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki jalan keluar dari azab tersebut.
Simak video surat Al-Humazah https://www.instagram.com/p/DVodXiBgZFK/
Sumber : Buku Tafsir Ibnu Katsir

