Pernahkah kamu merasa sesak oleh masalah, seolah semua beban hidup datang bersamaan?
Al-Qur’an memberikan jawaban yang menenangkan melalui QS Al-Insyirah. Surat ini turun sebagai penghibur bagi Nabi Muhammad ﷺ ketika beliau menghadapi berbagai tekanan dan kesulitan dalam dakwah. Penjelasan tentang makna surat ini dapat ditemukan dalam Tafsir Ibnu Katsir.
Allah membuka surat ini dengan firman-Nya: “Bukankah Kami telah melapangkan dadamu?” Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah telah melapangkan dada Nabi ﷺ dengan iman, hikmah, dan ketenangan sehingga beliau mampu menghadapi berbagai ujian dalam menyampaikan risalah Islam.
Kemudian Allah menyebutkan bahwa Dia mengangkat beban dari Nabi ﷺ yang sebelumnya terasa berat. Para ulama menjelaskan bahwa ini mencakup kesulitan yang beliau alami dalam menyampaikan dakwah, tekanan dari kaum musyrikin, serta berbagai ujian yang dihadapi dalam perjalanan kenabian.
Allah juga berfirman bahwa Dia mengangkat sebutan nama Nabi ﷺ. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kemuliaan ini tampak ketika nama Nabi Muhammad ﷺ selalu disebut bersama nama Allah, seperti dalam adzan, iqamah, dan berbagai ibadah kaum muslimin di seluruh dunia.
Selanjutnya Allah menyampaikan sebuah prinsip besar dalam kehidupan: “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Kalimat ini bahkan diulang dua kali dalam surat ini sebagai penegasan bahwa setiap kesulitan yang dihadapi manusia selalu disertai dengan jalan keluar yang Allah sediakan.
Di akhir surat, Allah memerintahkan Nabi ﷺ untuk tetap bersungguh-sungguh dalam ibadah setelah menyelesaikan suatu urusan, serta mengarahkan harapan hanya kepada Allah.
Sumber : Buku Tafsir Ibnu Katsir
Simak Video Surat Al-Insyirah di Instagram Ahlul Quran Application https://www.instagram.com/p/DV3rjxzkw6Z/

