Pernahkah kamu merasa selalu ingin lebih?
Lebih harta, lebih kedudukan, lebih pengakuan. Tanpa disadari, manusia sering sibuk berlomba dalam urusan dunia. Inilah yang diingatkan oleh Allah dalam QS At-Takatsur. Dalam penjelasan Tafsir Ibnu Katsir, surat ini menegur manusia yang terlalu sibuk membanggakan jumlah dan kekayaan hingga melupakan akhirat.
Allah berfirman: “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.” Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah manusia yang saling berlomba dalam memperbanyak harta, kedudukan, pengikut, dan kebanggaan dunia lainnya. Kesibukan ini membuat mereka lalai dari ibadah dan persiapan menuju akhirat.
Bahkan dalam sebagian kebiasaan bangsa Arab dahulu, mereka sampai membanggakan jumlah kabilah atau nenek moyang mereka. Semua itu hanyalah kebanggaan yang tidak membawa manfaat di hadapan Allah.
Kemudian Allah berfirman: “Sampai kamu masuk ke dalam kubur.” Artinya manusia terus sibuk dengan urusan dunia hingga kematian datang menjemput. Saat itulah semua kebanggaan dunia tidak lagi memiliki nilai.
Surah ini kemudian memberikan peringatan keras: manusia kelak akan mengetahui kebenaran yang selama ini mereka abaikan. Mereka akan melihat neraka dengan jelas pada hari kiamat sebagai akibat dari kelalaian terhadap akhirat.
Ibnu Katsir juga menjelaskan bahwa pada hari itu manusia akan ditanya tentang nikmat yang telah diberikan Allah, seperti kesehatan, keamanan, makanan, dan berbagai kenikmatan dunia. Semua itu bukan sekadar fasilitas hidup, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Sumber : Buku Tafsir Ibnu Katsir
Simak video surat At-Takatsur di instagram Ahlul Quran Application https://www.instagram.com/p/DVq5KjrE6UB/

